Karya “Harmoni Manatiang: Melintasi Waktu” merupakan sebuah karya tari yang terinspirasi dari tradisi manatiang atau menghidang yang ada di Minangkabau, sebuah tradisi yang memiliki nilai gotong royong dan kerja sama dalam pelaksanaan acara adat. Manatiang pada era modren digantikan dengan “Prasmanan” dalam beberapa acara adat atau acara sakral di sebuah kegiatan. Garapan ini hasil dari…
Tutur Ndilo merupakan sebuah karya tari kontemporer yang mengangkat nilai-nilai spiritual dan ekologis dari ritual Ndilo Wari Udan, sebuah upacara adat masyarakat Karo yang dilakukan sebagai permohonan hujan saat terjadi kekeringan panjang. Karya ini bertujuan untuk mentransformasikan makna dan struktur simbolik dari ritual tersebut ke dalam bentuk ekspresi artistik yang mampu merefleksikan hub…
Karya tari “Traces Of Body” merupakan eksplorasi artistik yang berangkat dari pengalaman tubuh manusia serta empiris pengkarya pasca bencana gempa bumi tahun 2009 di Sumatera Barat. Fokus dalam penciptaan karya ini terdapat pada reaksi dan sensitivitas serta kewaspadaan atas pengalaman tubuh pasca bencana. karya ini mengangkat tema geologi gempa bumi sebagai metafora dari kondisi tubuh manu…
Karya tari Silang Sangketo terinspirasi dari fenomena budaya, yaitu tradisi Bakayu yang terdapat di Nagari Bunga Tanjung, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tradisi ini melibatkan masyarakat setempat, terutama kaum laki-laki, untuk datang secara sukarela memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka atas meninggalnya salah satu anggota masyarakat. Namun, silang …
Karya tari “Babiliak” terinspirasi dari fenomena sosial kehidupan masyarakat di nagari Muaro Pingai. Fenomena yang dimaksud adalah sengketa penggunaan alahan oleh sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Alahan adalah lahan untuk penjaring bilih yang dibangun berdasarkan aliran air sungai ke danau Singkarak. Pembuatan alahan tergantung pada kepemilikan di sekitar Danau. Ad…
Masyarakat Pulau Tengah memiliki suatu perilaku ritual yang disebut ritual Ngagah Harimau atau disebut juga sebagai upacara Tradisi Bayar Bangun. Ritual ini dilakukan apabila ditemukan harimau mati di hutan, adapun pelaksanaan ritual ini dimaksudkan unutk menjaga perkampungan dari bahaya serangan harimau. Pada saat ini ritual Ngagah Harimau tidak dilakukan lagi, oleh karena itu Harun pasir, ber…
Karya Musim Nan Lamo merupakan sebuah representasi terhadap nilai interaksi sosial masyarakat petani padi di Kota Solok, Sumatera Barat. Dahulunya proses pertanian mencerminkan pola hidup, tingkah laku, dan kedekatan emosional sosial masyarakat, seperti halnya peristiwa Manggaro yang dilakukan secara bersama dalam menjaga dan mengusir hama padi. Status ekonomi tidak menjadi sebuah penghalang ma…
Karya tari yang berjudul “Monto Lobah reinterpretasi mantra menumbai madu sialang” bersumber dari fenomena menumbai madu sialang yang sudah mulai punah. Keresahan hati pengkarya melihat semakin hilang prosesi menumbai yang secara tradisi khususnya di provinsi Riau. Berfokus terhadap mantra yang digunakan pada saat menumbai. Penggarapan dibagi menjadi tiga bagian, pada bagian pertama menghad…