Text
Penciptaan film journey into sadness dengan eksplorasi post-rock sebagai ingatan tokoh : lap. karya
Film Journey Into Sadness mengeksplorasi musik post-rock sebagai representasi ingatan tokoh penderita Alzheimer. Permasalahan utama dalam penciptaan ini adalah bagaimana musik post-rock digunakan secara efektif untuk menggambarkan fragmentasi memori dan kondisi psikologis karakter utama yang mengalami penurunan daya ingat. Alzheimer menjadi isu sentral karena berdampak tidak hanya pada penderita, tetapi juga pada orang-orang terdekat yang menyaksikan proses pelupaan secara perlahan. Tujuan dari penciptaan ini adalah membangun pengalaman sinematik yang mampu memperlihatkan kondisi Alzheimer dan orang di sekitar penderita secara emosional dan empatik melalui perpaduan elemen visual, naratif, dan musik. Musik post-rock dipilih karena memiliki karakteristik atmosferik, lambat, dan repetitif, yang sesuai untuk merepresentasikan proses memori yang kabur. Metode penciptaan meliputi observasi lapangan, wawancara, studi pustaka, eksplorasi musik, hingga produksi film dengan pendekatan penyutradaraan impresionis. Proses eksplorasi musik mencakup teknik komposisi dengan efek delay, reverb, ambient pad, dan struktur non-konvensional. Penciptaan menunjukkan bahwa musik post-rock mampu membangun keterhubungan emosional yang kuat antara tokoh dan penonton, sekaligus menyampaikan kompleksitas kondisi Alzheimer dan orang sekitar penderita secara halus dan menyentuh. Film ini tidak hanya menjadi karya ekspresi artistik, tetapi juga sarana reflektif dan edukatif. Pendekatan ini dapat menjadi alternatif artistik dalam sinema untuk membahas isu-isu psikologis dan sosial melalui bahasa audio- visual yang kontemplatif. Kata kunci: Alzheimer, film, post-rock, naratif, eksplorasi musik,
Tidak tersedia versi lain