Text
Transformasi lagu Batak Toba O dunia, karya Guntur Sitohang dalam kajian musikologis : skripsi
Penelitian ini mengkaji transformasi lagu "O Dunia" karya Guntur Sitohang menjadi "O Jamila" dalam perspektif musikologis. Lagu "O Dunia" yang diciptakan pada tahun 1956 sebagai ekspresi perjuangan PRRI (Perjuangan Rakyat Republik Indonesia) telah mengalami transformasi signifikan menjadi "O Jamila" oleh Roy Sagala pada tahun 1970-an, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Viky Sianipar dalam bentuk aransemen kontemporer.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan musikologis, melibatkan studi pustaka dan studi lapangan di Sumatera Utara. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan keluarga Guntur Sitohang dan tokoh musik Batak, sementara data sekunder dikumpulkan dari berbagai literatur dan dokumentasi musikal. Hasil penelitian menunjukkan transformasi multidimensional yang meliputi: (1) perubahan konteks dari lagu perjuangan bertemakan politik menjadi lagu populer dengan tema romantis; (2) modifikasi struktur musikal, (3) pengembangan instrumentasi alat musik tradisional (sulim, gondang) dan instrumen modern (gitar listrik, drum kit, bass), (4) pergeseran fungsi sosial dari medium ekspresi kolektif masa konflik menjadi hiburan populer yang dapat dinikmati berbagai kalangan.Transformasi ini mencerminkan proses rekontekstualisasi budaya dimana musik tradisional Batak Toba beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi musikal dan nilai emosional aslinya. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika musik tradisional Indonesia dalam era modern dan menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat dilestarikan melalui inovasi kreatif yang responsif terhadap kebutuhan zaman. Kata kunci: Transformasi, lagu O Dunia, Lagu O Jamila Musikologi
Tidak tersedia versi lain