PADANG PANJANG – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas literasi dan referensi akademik di lingkungan kampus, penulis sekaligus akademisi, Dr. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., secara resmi menyerahkan karya tulis terbarunya yang berjudul "Strategi dan Inovasi Pembelajaran Seni" kepada Perpustakaan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang pada 13 Januari 2026
Buku ini hadir sebagai jawaban atas tantangan pendidikan seni di era modern. Dalam ulasannya, Dr. Mulyadi menekankan bahwa pembelajaran seni saat ini tidak boleh hanya terpaku pada teknik tradisional, melainkan harus mampu beradaptasi dengan teknologi dan kolaborasi lintas disiplin.
Poin Utama Buku:
Pendekatan Modern: Mengintegrasikan teori pedagogik dengan praktik nyata, mulai dari pendekatan tematik hingga pembelajaran berdiferensiasi.
Fokus Inovasi: Membahas penggunaan media digital dan model pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics).
Pembentukan Karakter: Menitikberatkan seni sebagai sarana pengembangan berpikir kritis dan kepekaan rasa, bukan sekadar keterampilan teknis menggambar atau bermusik.
"Melalui buku ini, saya berharap para mahasiswa dan pendidik di ISI Padang Panjang memiliki referensi yang lebih segar dalam menghadirkan pembelajaran seni yang inspiratif dan transformatif," ujar Dr. Mulyadi saat sesi penyerahan.
Pihak Perpustakaan ISI Padang Panjang menyambut baik hibah buku ini. Kehadiran karya ini diharapkan dapat menambah koleksi referensi bermutu bagi mahasiswa kependidikan seni maupun pemerhati pendidikan yang ingin mendalami isu literasi visual dan budaya digital.
Dengan bahasa yang komunikatif dan contoh praktis yang relevan dengan keberagaman budaya lokal, buku ini diprediksi akan menjadi salah satu rujukan utama dalam mata kuliah terkait strategi pembelajaran seni di kampus tersebut.

by Aivan Sondra