Text
Konsep pecut dalam pertunjukan teater tradisional abdul muluk di Desa Muaro Jambi kabupaten Muaro Jambi : tesis
Konsep Pecut dalam Pertunjukan Teater Tradisional Abdul Muluk di Desa Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi, bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan konsep pecut dalam struktur dan tekstur pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk. Teater tradisional Abdul Muluk, merupakan seni teater tradisi yang berkembang di Desa Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah pertama, bagaimana merumuskan konsep pecut dalam pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk, di Desa Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi. Kedua, Bagaimana memaknai konsep pecut dalam pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk, serta di dalam kebudayaan masyarakat di Desa Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi dan historis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman, yakni melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah semiotika Roland Barthes dan struktur serta tekstur pertunjukan dari George Kernodle. Hasil penelitian menujukan bahwa pecut dalam pertunjukan teater tradisional Abdul Muluk memiliki fungsi struktural dalam plot, karakter, dan tema, serta tekstural dalam menciptakan suasana, dialog, dan spektakel. Pecut berfungsi sebagai penanda transisi, penegas dialog, dan elemen dramatik yang memicu respons emosional penonton seperti keterkejutan dan piloereksi (merinding). Secara mitos, tindakan denotatif seperti memukul meja menciptakan makna konotatif yang merepresentasikan kontrol, otoritas, dan struktur hierarkis. Pecut menaturalisasi mitos tentang kekuasaan absolut dan kosmik, bertindak sebagai konduktor performatif dan instrumen hegemoni budaya. Pecut sebagai produk warisan dari bahan lokal, pecut menghubungkan masa lalu dan masa kini, mentransmisikan nilai sosial dan identitas. Kata Kunci: Pecut, Teater Tradisional Abdul Muluk, dan Mitos
Tidak tersedia versi lain