Text
Lagu ratok Pasamn dalam pertunjukan orgen tunggal pada acara resepsi pernikahan di Kota Bukittinggi : studi tentang interaksi musisi dengan penonton : skripsi
Penelitian ini membahas lagu Ratok Pasaman dalam konteks pertunjukan orgen tunggal pada acara resepsi pernikahan di Kota Bukittinggi, dengan fokus pada interaksi antara musisi dan penonton. Lagu Ratok Pasaman, ciptaan Syamsir Pulungan, merupakan salah satu lagu populer Minangkabau yang sering dijadikan lagu wajib dalam pesta pernikahan karena kekuatan emosional dan nilai budayanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan orgen tunggal yang membawakan lagu Ratok Pasaman tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan simbolik antara penyanyi, musisi, dan penonton. Interaksi ini tercermin melalui respon spontan penonton seperti tepuk tangan, uang tip, dan partisipasi dalam bernyanyi atau berjoget. Melalui pendekatan teori interaksi sosial Jerome Bruner dan Victor Turner, pertunjukan ini dipahami sebagai pengalaman budaya yang bersifat kolektif, di mana terjadi pertukaran emosi, nilai, dan identitas dalam ruang sosial yang dinamis. Dengan demikian, pertunjukan lagu Ratok Pasaman memperlihatkan fungsi musik tradisional yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Minangkabau. Kata kunci: Ratok Pasaman, Orgen Tunggal, Pernikahan, Interaksi Sosial, Budaya Minangkabau
Tidak tersedia versi lain