Text
Mandoa aruah nilai spiritual mangaji kamatian dalam musik nusantara : lap.karya pasca
Tradisi Mandoa Aruah masyarakat Korong Talaomundam, Sumatra Barat, merupakan manifestasi integrasi nilai-nilai Islam dengan adat Minangkabau dalam bentuk ritual keagamaan untuk mendoakan arwah orang yang telah meninggal. Tradisi ini mencerminkan nilai spiritual dan sosial melalui pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an, dzikir, sholawat, serta doa bersama, yang dilakukan oleh tokoh agama seperti tuangku, labai, dan tukang dikia. Salah satu bentuk ekspresinya adalah runguih, seni vokal bersenandung dengan irama khas yang menyampaikan pesan religius dan spiritual. Fenomena interaksi spiritual antara manusia dengan Tuhannya serta interaksi sosial antar individu dalam tradisi ini menjadi inspirasi bagi pengkarya untuk menciptakan karya musik kontemporer berjudul Mandoa Aruah. Karya ini terdiri dari dua bagian utama bagian pertama menafsirkan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan melalui eksplorasi vokal dan syair lokal, sedangkan bagian kedua menggambarkan interaksi sosial masyarakat melalui perpaduan instrumen tradisional dan modern menggunakan teknik call and response. Melalui pendekatan interpretatif, karya ini merefleksikan nilai-nilai religius, sosial, dan estetik dari ritual kematian Minangkabau sebagai bentuk kontemplasi budaya dalam ruang seni modern. Kata Kunci: Mandoa Aruah, Ritual kematian, Interaksi spiritual dan sosial, Musik kontemporer berbasis tradisi.
Tidak tersedia versi lain