Text
Hutan hujan sumatera sebagai objek penciptaan karya seni lukis : lap. karya
Suasana hutan yang dihadir kan dalam karya ini berawal dari ketertarikan pengkarya terhadap bentuk-bentuk pohon, sungai, serta satwa liar. Hutan bagi pengkarya sebuah tempat yang mampu memberikan rasa tenang dalam pikiran menjadikan pengkarya mampu melihat suatu kekayaan selain dari flora dan fauna, ternyata hutan memiliki pola-pola dan warna tersendiri jika diamati secara sudut pandang seni. Berdasarkan hal tersebut pengkarya tertarik menjadikan hutan sebagai objek dalam penciptaan karya seni lukis dengan teknik drawing menghadirkan persaan senang, dan sedikit kegelisahan terhadap tergerusnya keseimbangan fungsi hutan saat ini. Bentuk karya yang diciptakan adalah dengan bentuk representasional dengan perubahan bentuk distorsi. Metode penciptaan yang dilakukan adalah persiapan dimana dalam tahap ini melakukan perenungan dan ingatan-ingatan tentang bentuk pohon,dan semak-semak, kemudian dilanjutkan pada pembuatan sketsa alternatif pada tahap perancangan, proses pembuatan karya dilanjutkan pada tahap perwujudan dimulai dari proses penyedian bahan, kertas linen, lalu pemindahan sketsa pada kertas linen dengan langsung menggarap menggunakan pulpen, proses ini dilanjutkan hingga sampai proses finishing dan setelah melakukan semua tahapan tersebut dilakukan pameran pada tahap penyajian. Hasil karya seni lukis menggunakan kertas, teknik drawing dan aquarel, penciptaan karya ini telah menghasilkan enam karya darawing yang berjdul. Harmoni, kembali, komposisi, terakhir, muara, rindu rumah. Kata kunci : Suasana hutan, Representasional, Drawing, Senilukis
Tidak tersedia versi lain